Jl. Letjen. S. Humardani, No. 1, Sukoharjo 57521 Telp. (0271) 593156, Fax. (0271) 591065
Jumat, 02 Februari 2018
100 Hari Menuju Penarikan Magang Jepang Mahasiswa THP
Menuju 100 hari sebelum penarikan kegiatan Magang Jepang mahasiswa THP Univet Bantara Sukoharjo. Peserta Magang menikmati tinggal di Negeri 4 musim, kebetulan saat ini sedang musim dingin sehingga jalan dan taman diselimuti salju dengan ketebalan lebih dari 50 cm.
Tentunya menjadi pengalaman yang tidak akan oernah terlupakan bagi para mahasiswa peserta magang.
Minggu, 07 Januari 2018
MAHASISWA TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN UNIVET BANTARA SUKOHARJO BANTU SESAMA KORBAN TANAH LONGSOR WONOGIRI

Pekan lalu Jumat, tanggal 22 Desember 2017 Mahasiswa yang
tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Prodi Teknologi Hasil Pertanian (HIMATETA)
Univet Bantara Sukoharjo melaksanakan kegiatan sebagai penutup akhir tahun
2017. Kegiatan tersebut berupa Bakti Sosial (Baksos) yang dilaksanakan di Dusun
Karang, Karang Tengah, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah yang terkena dampak tanah
longsor. Tanah longsor yang terjadi karena akibat hujan lebih dari 3 hari
tersebut menyebabkan beberapa rumah
tertimbun tanah longsor dan akses jalan terputus. Bantuan yang diserahkan
kepada perwakilan masyarakat berupa Sembako, yang dibutuhkan oleh masyarakat
terdampak bencana. Kegiatan Baksos merupakan sarana bagi mahasiswa yang aktif
dalam organisasi HMP khususnya untuk menumbuhkan jiwa sosial dan semangat
saling membantu kepada sesama. Kegiatan ini membawa dampak positif bagi
masyarakat yang dibantu maupun civitas Prodi THP Univet Bantara Sukoharjo. Jumat, 17 November 2017
Kabar Magang Jepang Mahasiswa THP

Sejak pemberangkatan Magang ke Jepang bagi 12 Mahasiswa Fakultas Pertanian prodi Teknologi Hasil Pertanian & Agribisnis Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo. Hampir 3 bulan berlalu dari program magang yang akan dilaksanakan selama 9 bulan. Sambutan awal yang diterima dari Perusahaan Jepang sangat luar biasa hangat walaupun suhu di jepang sendiri mencapai 10oC bahkan bisa kurang. Pada awal masuk, perusahaan mengadakan acara penyambutan dengan perta barbeque sembari ramah tamah dan saling berkenalan satu dengan lainnya, dalam suasananya yang akrab dan menyenangkan.

Diceritakan
oleh Isma, salah satu mahasiswi THP yang mengikuti program magang ini, beda waktu
jepang dengan WIB (Indonesia) sekitar 2 jam lebih cepat. Selama magang, kegiatan-kegiatan
harian sangatlah menyenangkan walaupun dengan agenda yang padat yaitu
penjemputan dari asrama ke tempat kerja menggunakan bus karyawan pukul 07.45,
masuk kerja pukul 8.30-17.30 (istirahat makan siang selama 50 menit jam 12.00)
ada istirahat duduk jam 15.00 (10 menit). Stop kerja 17.10, dilanjutkan
bersih-bersih tempat kerja sampai dengan 17.29 absen pulang. Sampai asrama
kembali jam 18.00. Perusahaan jepang memang dikenal sangat disiplin, sehingga peserta magang juga harus dapat menyesuaikan diri dalam hal disiplin dan tentunya akan memberikan pelajaran yang sangat berharga.
Tidak hanya bekerja saja, waktu libur
dapat dimanfaatan oleh mahasiswa magang untuk sekedar olah raga bersama, jalan-jalan
dibeberapa taman seperti Joseki Park, Muramatsu Park, daerah Niigata dan tempat-tempat lain di
Jepang yang tentunya sangat indah dan menarik. Pergantian musim gugur ke musim dingin tentunya juga menjadi pemandangan yang sangat menarik. Semoga teman-teman mahasiswa magang tetap bersemangat dalam menimba ilmu, kesehatan & keberkahan senantiasa tercurah dari Alloh SWT.
Salam balik dari Indonesia untuk Mahasiswa THP & Agribisnis yang magang di Jepang
SeMANGaTTT... !!!
Senin, 06 November 2017
Pemilihan makanan sehat, aman, & bersih untuk anak usia SD
Syarat jajanan anak
• Sehat
• Memenuhi kebutuhan gizi anak, tidak mengandung bahan yang
berbahaya bagi kesehatan
• Bersih
• Bebas dari kotoran
• Aman
• Tidak mengandung bahan yang berbahaya bagi kesehatan
KUNCI MAKANAN YANG AMAN
1. Kenali makanan AMAN
• Bebas bahaya biologis, kimia, fisik, & benda lain
2. Beli makanan yang AMAN
• Di tempat bersih & terlidung matahari, debu, hujan, angin,
asap
•
Tidak dibungkus kertas bekas/ koran/ plastic hitam
•
Tidak gosong, keras, kenyal, berwarna menyala
Apa yang bisa dilakukan?
Peran serta guru:
1. Guru berperan dalam mengawasi kantin sekolah melalui kegiatan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), yaitu mengawasi pangan apa yang dijual,
kebersihan kantin, serta memberikan pelatihan bagi petugas kantin.
2. Guru berperan dalam memberikan pengertian dan pengetahuan kepada
anak–anak mengenai dampak negatif yang timbul apabila jajan di sembarang
tempat.
Peran serta penjual pangan:
1. Penjual hanya boleh menggunakan BTP yang diijinkan dan tidak
melebihi batas maksimum yang dipersyaratkan,serta tidak boleh menggunakan
pewarna ataupun bahan berbahaya yang dilarang penggunaannya pada pangan.
2. Penjual wajib memperhatikan kebersihan fasilitas dan tempat
penjualan untuk mencegah kontaminasi silang terhadap produk, serta
mempraktekkan cara pengolahan pangan yang baik terutama memperhatikan
persyaratan higiene dan sanitasi.
Ditulis oleh :
Senja Oktaviana, Mahasiswa THP Univet angkatan 2016
Sebagai Tugas Matakuliah Dasar Penyuluhan
Langganan:
Postingan (Atom)







