Jl. Letjen. S. Humardani, No. 1, Sukoharjo 57521 Telp. (0271) 593156, Fax. (0271) 591065
Jumat, 26 Mei 2017
MAHASISWA THP UNIVET MENIMBA ILMU MELALUI FIELDTRIP INDUSTRI
Kamis, 27 April 2017
Menjadi Tenaga Ahli & Profesional di Industri Pangan
Penopang utama perekonomian
Indonesia saat ini masih pada sektor pertanian yang mencapai 35,10%, selain
sektor pertanian Industri pengolahan juga memberikan kontribusi bagi
perekonomian Indonesia sebesar 9,22%. Perkembangan Industri pengolahan makanan
dan minuman dari tahun ketahun juga terus mengalami peningkatan, hal tersebut
ditopang dengan adanya riset dan pengembangan produk-produk pangan dan minuman.
Tanpa kita sadari bahwa kebutuhan akan makan dan minum merupakan kebutuhan
pokok manusia yang akan selalu dibutuhkan. Bahkan trend perkembangan produk
makanan dan minuman akhir-akhir ini tidak sekedar mencukupi kebutuhan tubuh
semata, tetapi sudah mengarah pada pangan yang mendukung kesehatan serta trend
dan gaya hidup. Industri pangan berlomba-lomba betumbuh dan berkembang dengan
menciptakan produk-produk baru melalui RnD (riset & development).
Perkembangan industri pengolahan
pangan yang sedemikian pesat telah mendorong industri dan investor yang semula
tidak tertarik pada bidang pengolahan, justru saat ini beralih pada sektor
industri pengolahan. Pertumbuhan dan perkembangan industri pangan tentunya
tidak terlepas dari kebutuhan akan tenaga ahli dan professional bidang pangan
khususnya indutri pengolahan pangan. Tenaga ahli memberikan support antara lain
1). Pada riset dan penemuan produk serta bahan baku baru yang potensial
dikembangkan sebagai novel product;
2). Pengembangan teknologi pengolahan yang efektif dan efisien serta mampu menghasilkan
produk pangan yang bermutu dan berkualitas; 3). Modifikasi poduk pangan terkait
dengan kandungan gizi, kandungan bahan aktif, serta kualitas produk pangan
sehingga memberikan manfaat bagi konsumen; 4). Pengembangan produk baik dari
segi rasa, penampilan, bentuk dan kemasan seta riset penerimaan konsumen.
Sejalan dengan perkembangan dan
kebutuhan tenaga ahli bidang industri pangan, Progam studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Veteran Bangun
Nusantara Sukoharjo (Univet) telah merancang dan menyusun kurikulum untuk
menghasilkan lulusan sarjana (S1) yang siap terjun dan berkecimpung dalam
bidang Industri Pangan tersebut. Perkuliahan dirancang sesuai dengan kebutuhan
yang ada saat ini, secara garis besar meliputi 1). perkuliahan yang bersifat dasar
terkait dengan analisis bahan pangan baik mikrobiologi, kimiawi, dan fisik; 2). perkuliahan yang bersifat pengembangan
teknologi pengolahan melingkupi teknologi fermentasi, alat dan mesin
pengolahan, satuan operasi pengolahan, 3). Perkuliahan yang bersifat
pengembangan diri terkait dengan ekonomi teknik, manajemen mutu, dan
kewirausahaan.
Pada akhirnya mau ataupun tidak
mau, Prodi THP Univet harus mempersiapkan diri dalam menghadapi perkembangan
dan persaingan di Industri pangan, yang sejalan dengan visi misi dengan
berbasis sumber daya dan potensi lokal., BISA!!!
Rabu, 05 April 2017
PRODUK MAHASISWA THP DIJUAL DI STAND DIES NATALIS UNIVET KE-49
Memperingati dies natalis Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo, Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian (THP) Univet membuka stand himpunan mahasiswa prodi THP. Kegiatan pameran yang dilaksanakan selama 4 hari pada tanggal 20-23 Maret, Mahasiswa THP menjual berbagai produk olahan antara lain Puding Labu kuning, Donat, Keripik tempe dan Keripik Janggelan.
Kegiatan tersebut selain sebagai ajang eksistensi kreativitas, juga dapat sebagai ajang menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa. Mahasiswa semakin percaya diri untuk menampilkan produk karya masing-masing.
Keuntungan hasil penjualan produk olahan THP sebagian akan digunakan untuk penambahan dana kegiatan field trip / study tour yang rencananya mengunjungi Industri-industri pangan dan minuman yang berada di Bandung, sekaligus mengunjungi tempat-tempat wisata di Bandung.
Senin, 06 Februari 2017
HIMATETA PERINGATI HARI GIZI NASIONAL DI CFD SOLO
Memperingati hari Gizi Nasional
setiap tanggal 25 Januari, Himpunan Mahasiswa Prodi Teknologi Hasil Pertanian
(HIMATETA) Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo membuka stand di Car
Free Day Solo pada hari minggu tanggal 5 Februari. Kegiatan yang dilaksanakan
oleh HIMATETA dimulai dari pukul 06.00 – 08.30 di area CFD Solo depan Lembaga
Pemasyarakatan. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa mahasiswa dan dihadiri pula
oleh Dosen sebagai upaya kampanye mengenai “pola hidup sehat dengan gizi
seimbang”. Kegiatan dilakukan dengan pembagian Buah siap konsumsi dan Nuget
sayur yang di buat oleh mahasiswa THP kepada masyarakat umum yang sedang
berjalan-jalan ataupun berolah raga di kawasan CFD Solo. Selain itu kegiatan
juga bermanfaat untuk memberikan informasi dan mengenalkan Prodi Teknologi
Hasil Pertanian Univet Bantara Sukoharjo kepada Masyarakat umum, karena
mendekati tahun ajaran baru, mulai Bulan Maret Prodi THP Fakultas Pertanian
Univet Bantara Sukoharjo akan membuka pendaftaran Mahasiswa Baru.Selasa, 31 Januari 2017
Penerimaan Mahasiswa Baru THP Univet Bantara Sukoharjo
Program Studi Teknologi Pertanian Univet Bantara Sukoharjo Menerima Mahasiswa baru Program Sarjana :
> Reguler
> Non reguler
> Transfer D3/D4
> Reguler
> Non reguler
> Transfer D3/D4
Rabu, 23 November 2016
TALAS
Talas
merupakan salah satu sumber karbohidrat yang termasuk kedalam umbi-umbian. Di beberapa
daerah di Indonesia umbi talas ini dijadikan sebagai makanan pokok pengganti beras. Umbi ini biasanya dimasak dengan digoreng, direbus atau
pun dikukus.
Dalam talas terdapat kandungan karbohidrat yang
cukup tinggi, rendah lemak dan terdapat kandungan serat yang cukup baik untuk mempelancar
kerja pencernaan. Kandungan vitamin diantaranya vitamin C, vitamin E, vitamin
B6 dan betakaroten.
Manfaat Umbi Talas:
1. Sebagai
Sumber Energi
Karbohidrat kompleks yang terdapat di
dalam ubi talas merupakan sumber kalori, yang dapat diubah menjadi energy oleh tubuh
kita. Di bandingkan dengan kentang, ubi talas mempunyai kandungan kalori yang
lebih tinggi. Ubi talas sangat rendah lemak dan protein dibandingkan dengan sereal
dan kacang-kacangan. Ubi talas dapat digunakan sebagai makanan pokok selain nasi
2. Menegah
Penyakit Jantung
Ubi talas mempunyai kandungan
mineral penting seperti seng, magnesium, tembaga, besi dan mangan. Ubi talas mengandung
kalium dalam jumlah tinggi, yang membantu untuk distribusi cairan sehat keseluruh
jaringan tubuh. Sehingga tekanan pada pembuluh darah dapat dikurangi sehingga jantung
lebih sehat
3. Menurunkan
Resiko Hipertensi
Zat kalium yang terdapat dalam umbi
talas selain baik untuk jantung juga dapat menstabilkan tekanan darah. Jika penderita
hipertensi atau tekanan darah tinggi mengkonsumsi umbi talas dapat menurunkan tekanan
darah menjadi normal
4. Mencegah
Penuaan Dini
Umbi talas diperkaya dengan vitamin
E dan betakaroten. Kemampuannya membuang radikal bebas dan regenerasi sel, maka
ubi talas dapat menjaga keawetan sel dalam tubuh termasuk sel dalam kulit
5. Pencegah
Kanker
Umbi talas memiliki sifat antioksidan
yang berasal dari vitamin C, betakaroten, dan zat fenolik lainnya yang membuat umbi
talas ini dapat meningkatkan system kekebalan tubuh. Antioksidan ini berguna untuk
menangkal radikal bebas penyebab kanker. Zat lain yang tersimpan di dalamnya termasuk
cryptoxanthin, yang mampu melawan aktivitas kanker
6. Mencegah
Diabetes
Ubi talas kaya akan serat yang
memungkinkan untuk menurukan resiko diabetes. Serat alami yang terdapat pada umbi
talas dapat mengatur pelepasan insulin dan glukosa dalam tubuh.
7. Menjaga
Kesehatan Mata
Umbi talas mengandung berbagai cryptoxanthin
dan betakaroten, dimana keduanya merupakan antioksidan kuat. Antioksidan ini mencegah
radikal bebas yang dapat memicu katarak
Dari berbagai Sumber
Penulis : Yunita
Langganan:
Postingan (Atom)






