Minggu, 13 Mei 2018

Reportase Field Trip 2018


Halloooo perkenalkan! Saya Indra Marliana seorang mahasiswi kelahiran 14 Maret 2000. Jangan protes yaa kenapa dicantumkan tanggal lahir penulis. Biar ada yang ngasih kado kata Dosen Pembimbing tugas ini hehe bercanda ya pak tetep kasih nilai terbaik yaa buat hamba haha. Menimba ilmu di salah satu universitas swasta, yapps... Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo program studi Teknologi Hasil Pertanian. Disini saya ingin membagikan pengalaman saat kegiatan Fieldtrip atau bisa disebut sebagai Kunjungan Industri, yang merupakan program rutinitas prodi kami. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari. Kurang lama yaa. Iyaa. Hehe. Sampai mana tadi... kegiatan dilaksanakan pada hari Selasa sampai Kamis 17-19 April 2018. Tujuan kami ada di provinsi Jawa Timur. Kenapa harus memilih Jawa Timur? Kepooo:P . Awalnya kami berencana memilih tempat kunjungan di wilayah barat, namun dengan beberapa alasan akhirnya keputusan akhir kunjungan berada di wilayah Timur. Kami memilih Jawa Timur itu dengan berbagai pertimbangan. Misalnya, menghindari macet dan juga selain itu di wilayah Timur lebih banyak industri-industri yang sangat cocok dengan passion kami yaitu di Teknologi Hasil Pertanian.
            Mau tau tempat yang kami kunjungi dimana? Yups... Kami berkunjung ke 3 lokasi yang berada di provinsi Jawa Timur, 2 lokasi adalah kawasan industri dan yang satu tentunya tempat wisata dong yaa hehe gak pernah ketinggalan itu guys. Kunjungan pertama yaitu di PT. Yakult Indonesia Persada yang beralamat di Ngoro Industri, Ngoro, Lolawang, Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur 61385. Ribet ya alamatnya. Paham gak? Mana kecamatannya, mana kabupatennya, gak paham ya? Sama penulis juga gak pahamL.Jangan dipikir ribet ya, yang penting sampai sana dapet yakult haha. Langsung saja ya, sampai disana pukul 08.00 hari Rabu, 18 April 2018. Kedatangan kami disambut dengan begitu rapi. Pertama kami dikumpulkan dalam suatu ruangan dengan tujuan mendengarkan penjelasan mengenai sejarah, pabrik, serta produk yakult itu sendiri. Menurut penulis ruangan yang disediakan nyaman juga terjaga kebersihannya, jadi kami dapat mendengarkan dan memahami penjelasan dengan baik. Setelah mendengarkan berbagai penjelasan tentang yakult, kami diarahkan untuk berkeliling melihat dan memahami proses bagaimana yakult itu dibuat. Mulai dari melihat bakteri yang digunakan, bagaimana pembuatan botol, pembuatan label, pengemasan, sampai proses sebelum distribusi. Proses mulai dari produksi hingga tahap sebelum distribusi dijalankan begitu rapi, tentunya dengan bantuan robot-robot dan mesin-mesin yang canggih ya guys. Yang penulis lihat disana tidak terlalu banyak pegawai atau karyawan dalam masing-masing ruang pengolahan sampai menjadi barang jadi. Satu ruangan yang bisa dikatakan besar mungkin hanya dapat ditemukan 2-10 orang. Itu yang penulis lihat ya, gak sempet ngitung orangnya juga sih haha. Yapp.. pasti penasaran gimana suasana saat kami berkeliling. Disana semuanya sangat sangat bersih guys, sehingga saat kami berkeliling juga merasa sangat nyaman. Kami kembali menuju ke ruangan setelah melihat proses-proses yang ada. Kami kembali ke ruangan dengan tujuan sesi tanya jawab. Banyak juga mahasiswa kami yang penasaran ternyata ya hehe sehingga mereka pun bertanya. Dari pihak yakult pun menjawab dengan jelas dan dapat dipahami tentunya. Dan waktu kunjungan kita berakhir. Sayonaraaa... jangan lupa ya cintai usumu minum yakult tiap hari!
PT. YAKULT

Selanjutnya kunjungan yang kedua. Penasaran ya? Iya? Hayooo penulis mau cerita apa ya :P. Kali ini kami berada di PT. Indolakto yang beralamat di Jalan Raya Purwosari KM.62, Tejowangi, Purwosari, Pasuruan, Jawa Timur 67162. Dimana itu? Yaa pokoknya sana haha. Kunjungan dilaksanakan pada jam 13.00 itu rencananya, tapi ternyata dari pihak perusahaan memberi kabar mendadak bahwa kunjungan kami diundur jam 14.00. Pupuslah harapan kami untuk segera menikmati susu kotak haha. Ya kalau dikasih, kalau enggak gimana coba. Derita kami deh L. Enggak guys PT. Indolakto baik kok, kami bisa menikmati hasil produksi disana. Berbeda dengan kunjungan pertama tadi, pada kunjungan kedua ini kami berkeliling dulu melihat prosesnya baru menuju ruangan mendengarkan penjelasan dan memulai sesi tanya jawab. Tapi disana kami tidak bisa melihat proses sampai detail guys. yaah sedih L. Kami tidak bisa melihat proses produksi, jadi kami hanya melihat proses pengemasan. Oh iya disana setiap ruangan malah gak ada orangnya guys. Pabrik gaib kali ya gak ada orangnya? Eitsss bukan gitu. Hampir sebagian besar yang kami lihat semua digerakkan dengan tenaga robot dan mesin. Kunjungan disana lebih singkat daripada kunjungan yang pertama. Jadi sampai sini saja ya cerita Indolakto hehe.

 
 PT. INDOLAKTO
Nah ini yang ditunggu-tunggu pastinya yaa. Setelah berkunjung ke 2 perusahaan industri, kami mampir ke Batu Night Spectacular atau biasa disebut BNS. Kira-kira itu tempat seperti apa ya? Jadi gini tempatnya itu bisa dibilang seperti pasar malam tapi lebih modern ya haha. Banyak wahana permainan yang ada disana, penulis sih gak nyoba buat naik wahana. Gak ada yang diajak sihL yah curhat deh, kasian banget ya  huhu. Enggak guys, disana penulis lebih menikmati suasana dengan banyaknya lampu warna-warni yang bikin jadi lebih menarik aja. eaaaaakk :D, berkeliling gitu sama teman-teman. Selfie tetep nomor satu dong ya haha. Udah ya sampai disini aja ceritanya, kalau kalian penasaran, datang aja guys kesana masih wilayah Indonesia kok gak jauh-jauh haha. Sekian dan terima kasih. See you next time

Minggu, 25 Maret 2018

STAND HIMATETA DI DIES NATALIS UNIVET KE 50



Menyemarakan kegiatan Dies Natalis Universitas Veteran Bangun Nusantara ke-50, organisasi Mahasiswa menyelenggakan Expo pada tanggal 26-28 Maret 2018. Pada kegiatan expo himpunan mahasiswa THP (HIMATETA) bersama dengan HMP dan Ormawa lainnya menampilkan stand-stand yang bisa dikunjungi oleh peserta kegiatan. Selain tampilan stand, dalam kegiatan ini juga menampilkan panggung seni dan hiburan yang diisi oleh penampilan Ormawa dan bintang tamu.
Di stand Himateta juga menyediakan aneka olahan yang diproduksi oleh Mahasiswa, dengan label "POP" Produk Olahan pangan Teknologi Hasil Pertanian.

PEMBEKALAN WISUDAWAN THP MEMASUKI DUNIA KERJA





Hari Jumat, tanggal 23 Maret 2018 Prodi Teknologi Hasil Pertanian bekerjasama dengan Prodi Teknik Industri Univet Bantara Sukoharjo menyelenggarakan kegiatan pembekalan kepada Alumni (Calon Wisudawan) THP. Materi pembekalan yang disampaikan terkait dengan persiapan alumni memasuki dunia kerja yaitu : Strategi dan persiapan menulis surat lamaran & CV, Searching lowongan secara online & aplikasi job searching, tahapan dalam proses rekruitment dan seleksi, dan Etos kerja di Industri.  
Kegiatan pembekalan alumni ditujukan untuk alumni yang akan diwisuda pada periode Maret, pada kesempatan wisuda kali ini prodi THP meluluskan 5 mahasiswa yaitu Asror, Adi, Vivin, Junius dan Tri wahyuni. Kegiatan sejenis akan selalu dilaksanakan setiap periode wisuda.
SELAMAT DAN SUKSES SEMOGA DALAM MENEMPUH JENJANG BARU SEBAGAI SARJANA TEKNOLOGI PERTANIAN (STP).

Jumat, 02 Maret 2018

8 Lecturers to PARE English Village; Improving English Language Ability



On February 18 to March 3, 2018, the "Prodi THP" (Agricultural Technology) sent 2 lecturers together with 6 lecturers from other "Prodi" to attend English language training in English Village, Pare Kediri, East Java. Lecturers who have the opportunity to attend the training are Mrs. Retno W. M.Sc. and Mr. Novian W.A. M.Sc. The activities are undertaken by "Bidang I UNIVET BANTARA SUKOHARJO" aim to improve the English proficiency for faculty as well as prepare Lecturers for further study (Doctoral study). Partner appointed to implement the training that is MAHESA INSTITUT In addition, the appointment of MAHESA as a partner as the realization of the MoU has been woven. Activities that lasted for 2 weeks may be useful for "Prodi" and of course for the lecturer concerned to improve the ability to speak English.

Jumat, 02 Februari 2018

100 Hari Menuju Penarikan Magang Jepang Mahasiswa THP


Menuju 100 hari sebelum penarikan kegiatan Magang Jepang mahasiswa THP Univet Bantara Sukoharjo. Peserta  Magang menikmati tinggal di Negeri 4 musim, kebetulan saat ini sedang musim dingin sehingga jalan dan taman diselimuti salju dengan ketebalan lebih dari 50 cm.
Tentunya menjadi pengalaman yang tidak akan oernah terlupakan bagi para mahasiswa peserta magang.


Minggu, 07 Januari 2018

MAHASISWA TEKNOLOGI HASIL PERTANIAN UNIVET BANTARA SUKOHARJO BANTU SESAMA KORBAN TANAH LONGSOR WONOGIRI



Pekan lalu Jumat, tanggal 22 Desember 2017 Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Prodi Teknologi Hasil Pertanian (HIMATETA) Univet Bantara Sukoharjo melaksanakan kegiatan sebagai penutup akhir tahun 2017. Kegiatan tersebut berupa Bakti Sosial (Baksos) yang dilaksanakan di Dusun Karang, Karang Tengah, Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah yang terkena dampak tanah longsor. Tanah longsor yang terjadi karena akibat hujan lebih dari 3 hari tersebut menyebabkan beberapa  rumah tertimbun tanah longsor dan akses jalan terputus. Bantuan yang diserahkan kepada perwakilan masyarakat berupa Sembako, yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana. Kegiatan Baksos merupakan sarana bagi mahasiswa yang aktif dalam organisasi HMP khususnya untuk menumbuhkan jiwa sosial dan semangat saling membantu kepada sesama. Kegiatan ini membawa dampak positif bagi masyarakat yang dibantu maupun civitas Prodi THP Univet Bantara Sukoharjo.